KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KADER DI BANJARNEGARA JAWA TENGAH
Kata Kunci:
sosiodemografi kader kesehatan, masyarakat, ibu hamil, kematian ibuAbstrak
Pendahuluan Indonesia masih memiliki angka kematian ibu yang tinggi dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Kabupaten Banjarnegara, rasio ibu hamil dan bidan masih jauh dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025. Oleh karena itu, kebutuhan akan kader kesehatan yang membantu bidan dalam sistem kesehatan sangat penting dalam mendukung ibu hamil. Agar peran kader kesehatan dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan peningkatan kompetensi kader kesehatan dalam mengidentifikasi faktor risiko dan merujuk ibu hamil yang berisiko tinggi ke bidan.
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader kesehatan melalui program pendidikan.
Metode Sebuah uji coba terkontrol secara acak terkelompok dilakukan dari November 2023 hingga Februari 2024.
Hasil Usia secara signifikan lebih muda pada kelompok control (p=0,017). Selain itu, pengalaman kerja mereka secara signifikan lebih lama pada kelompok intervensi (p=0,044). Pada kedua kelompok, lebih dari 50% peserta memiliki tingkat pendidikan SMA, dan sebagian besar dari mereka sudah menikah (96,9%) dan memiliki anak (96,2%).
Kesimpulan Usia kader kesehatan berpengaruh terhadap kompetensi mereka. Sebaiknya merekrut kader kesehatan yang berusia muda untuk menjaga kompetensi mereka dalam memantau ibu hamil risiko tinggi.