KORELASI ANTARA BERAT LAHIR DAN POLA ASUH PADA BALITA USIA 24 – 60 BULAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI BANJARNEGARA
Kata Kunci:
berat lahir, pola asuh, balita, stuntingAbstrak
Kejadian balita stunting (pendek) merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Faktor yang mempengaruhi yaitu riwayat BBLR dan pola asuh. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara BBLR dan Pola asuh dengan kejadian stunting. Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah balita usia 2-5 tahun . Hasil penelitian uji chi square ada hubungan antara berat lahir dengan kejadian balita stunting (p value 0,000), Tidak ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian balita stunting (p value 0,106). Saran bagi tenaga kesehatan dalam melaksanakan asuhan kebidanan khususnya bagi pasien dengan riwayat BBLR untuk dilakukan asuhan sedini mungkin supaya pertumbuhan bayi normal dan menekan kejadian stunting.