GAMBARAN PENGELOLAAN DAN UJI KUALITAS LIMBAH CAIR DI UPTD PUSKESMAS BANJARMANGU 2
Kata Kunci:
IPAL, Limbah Cair, Parameter Kimia, Parameter FisikaAbstrak
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berperan penting dalam mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah cair dari pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun, banyak IPAL di fasilitas kesehatan dasar belum beroperasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan IPAL dan hasil uji parameter kimia fisika limbah cair di UPTD Puskesmas Banjarmangu 2 serta menilai kesesuaiannya dengan baku mutu berdasarkan Permen LHK No. P.68 Tahun 2016. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran pH dan debit menggunakan alat ukur, serta uji laboratorium untuk BOD, COD, amoniak, dan TSS. Sampel diambil sebanyak tiga kali dari outlet IPAL dengan metode grab sampling. Hasil menunjukkan delapan dari sembilan komponen IPAL telah sesuai standar teknis, kecuali tidak adanya grease trap. Semua parameter uji laboratorium memenuhi baku mutu: pH 7,6–8; BOD 15–18 mg/L; COD 25–29 mg/L; amoniak <0,03 mg/L; TSS 17–20 mg/L; dan debit 73–79 L/orang/hari. Disimpulkan bahwa IPAL di UPTD Puskesmas Banjarmangu 2 telah memenuhi standar baku mutu. Disarankan penambahan grease trap dan pelaksanaan uji laboratorium secara rutin untuk menjaga performa IPAL dan mencegah pencemaran lingkungan.