GAMBARAN PERILAKU CUCI TANGAN DAN PENGGUNAAN JAMBAN PADA PENERIMA PROGRAM JAMBANISASI DI KELURAHAN SOKANANDI KABUPATEN BANJARNEGARA

  • Barni
Keywords: Behavior, Washing Hands, Latrines

Abstract

The degree of public health can be pursued by applying clean and healthy living behaviors. Washing hands and using latrines are indicators of clean and healthy living behavior in the household setting. Both of these behaviors can prevent a person from the risk of disease, but in practice not fully realized. The purpose of this study was to analyze clean and healthy living behaviors which include washing hands and using latrines. This research is a type of descriptive research with cross sectional approach. The study was conducted in Sokanandi Village, Banjarnegara District. Data collection is done by observation and interviews with a questionnaire guide. This study uses univariate analysis with a sample of 30 informants receiving latrine program. The results obtained show the behavior of washing hands before and after eating after bowel movements, after work, using running water and soap is already high. Hand washing behavior with the correct procedure is still low. There are behaviors that do not use healthy latrines in families of latrine program recipients as much as 16.7%. Health workers are expected to continue to increase awareness about washing hands and using latrines to the community in various activities involving local community leaders.

 

Kata kunci: Perilaku, Cuci Tangan, Jamban

 

ABSTRAK

Derajat kesehatan masyarakat dapat diupayakan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Cuci tangan dan penggunaan jamban merupakan salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga. Kedua perilaku tersebut dapat menghindarkan seseorang dari risiko penyakit, namun dalam prakteknya belum sepenuhnya disadari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku hidup bersih dan sehat yang meliputi cuci tangan dan penggunaan jamban. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Sokanandi Kabupaten Banjarnegara. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan panduan kuisioner. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan sampel 30 informan penerima program jambanisasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan perilaku mencuci tangan sebelum dan sesudah makan setelah BAB,  setelah bekerja, menggunakan air mengalir dan sabun sudah tinggi. Perilaku mencuci tangan dengan prosedur yang benar masih rendah. Terdapat perilaku yang tidak menggunakan jamban sehat pada keluarga penerima program jambanisasi sebanyak 16,7%. Petugas kesehatan diharapkan terus meningkatkan sosialisasi tentang cuci tangan dan penggunaan jamban kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan melibatkan tokoh masyarakat setempat.

Published
30-06-2020
Section
Articles