PENAMBAHAN BAHAN PERENDAM TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C SERBUK CABAI

  • Dwi Ari Cahyani Politeknik Banjarnegara
  • Arum Asriyanti Suhastyo
Keywords: chilies, moisture content, vitamin C

Abstract

Processing of chili powder is an alternative to overcome the abundance of chilies at harvest time. This is because of natural characteristics red chilies which are easily rotten and have short storage period. The process of making chili powder requires a drying process which can affect the vitamin C content in chilies. The research intend, to determine the effect of the soaking agent on the content of vitamin C and moisture content in chili powder. This study applies an experimental research method. The experimental design used was a Randomized Block Design (RBD) with 3 replications. Analysis of vitamin C content was carried out by using the iodometric titration method. Determination of water content of chili powder using the thermogravimetric method. The results of analysis, were used in further tests to determine whether there were significant differences between various treatments using the DMRT (Duncan Multiple Range Test). The results showed that the difference in the soaking ingredients used did not show any significant differences in the content of vitamin C and water content in the chili powder. The treatment of the soaking material variables and the length of soaking time did not affect the vitamin C content and moisture content of the resulting chili powder. Soaking ingredients and soaking time have not been able to maintain the vitamin C content and reduce the water content in the chili powder.

 

Kata Kunci: cabai, kadar air, vitamin C

Abstrak

Pengolahan serbuk cabai merupakan salah satu alternatif mengatasi melimpahnya cabai pada saat panen raya. Hal ini merupakan karakteristik alami cabai merah yang mudah busuk dan memiliki umur simpan yang rendah. Proses pembuatan serbuk cabai membutuhkan proses pengeringan yang dapat mempengaruhi kandungan vitamin C yang ada dalam cabai. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui pengaruh bahan perendam terhadap kandungan vitamin C dan kadar air yang terdapat dalam serbuk cabai. Penelitian ini menerapkan metode penelitian eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Analisis kandungan vitamin C dilakukan dengan metode titrasi iodometri. Penentuan kadar air serbuk cabai menggunakan metode termogravimetri. Hasil analisis, selanjutnya digunakan uji lanjutan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang nyata antar berbagai perlakuan dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan bahan perendam yang digunakan tidak menunjukan adanya beda nyata terhadap kandungan vitamin C dan kadar air yang ada pada serbuk cabai. Perlakuan variabel bahan perendam dan lama waktu perendaman yang dilakukan tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan vitamin C dan kadar air pada serbuk cabai yang dihasilkan. Bahan perendam dan lama perendaman belum mampu mempertahankan kandungan vitamin C dan menurunkan kadar air yang ada dalam serbuk cabai.

Author Biography

Dwi Ari Cahyani, Politeknik Banjarnegara

Administrator SIJI

Published
30-12-2020